BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Sabtu, 21 Maret 2015

Celoteh dalam aksara

Waktu masih kanak-kanak kau membuat perahu kertas dan kau layarkan di tepi kali;
alirnya Sangat tenang, dan perahumu bergoyang menuju lautan.
 
“Ia akan singgah di bandar-bandar besar,” kata seorang lelaki tua. Kau sangat gembira, pulang dengan berbagai gambar warna-warni di kepala. 
Sejak itu kau pun menunggu kalau-kalau ada kabar dari perahu yang tak pernah lepas
dari rindu-mu itu.
 
Akhirnya kau dengar juga pesan si tua itu, Nuh, katanya, 
“Telah kupergunakan perahumu itu dalam sebuah banjir besar dan kini terdampar di sebuah bukit.” 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar